Tips  

Cara Cek Performance Laptop yang Mudah dan Simpel

Cara Cek Performance Laptop yang Mudah dan Simpel
Cara Cek Performance Laptop yang Mudah dan Simpel

Halo Sobat TeknoPulsa, selamat datang kembali di artikel kami yang akan membahas tentang cara cek performance laptop. Setiap pengguna laptop pasti ingin mengetahui performa yang dimiliki oleh laptop mereka, apakah masih cukup baik atau sudah perlu upgrade. Dalam artikel ini, kami akan memberikan beberapa cara mudah dan simpel untuk mengecek performa laptop Anda.

1. Menggunakan Task Manager

Salah satu cara paling mudah untuk mengecek performance laptop adalah dengan menggunakan Task Manager. Task Manager adalah sebuah aplikasi bawaan di Windows yang dapat digunakan untuk melihat penggunaan CPU, RAM, dan disk oleh setiap program yang sedang berjalan di laptop Anda. Anda dapat membuka Task Manager dengan menekan tombol Ctrl + Shift + Esc atau dengan mengklik kanan pada taskbar dan memilih Task Manager.

2. Menggunakan Benchmarking Software

Benchmarking software adalah aplikasi yang dirancang khusus untuk menguji performa laptop. Ada beberapa benchmarking software yang dapat Anda gunakan, seperti 3DMark, PassMark, dan lainnya. Dengan menggunakan benchmarking software, Anda dapat mengetahui performa laptop secara lebih detail, seperti kemampuan grafis, kecepatan prosesor, dan lainnya.

3. Menggunakan Performance Monitor

Performance Monitor adalah aplikasi bawaan di Windows yang dapat digunakan untuk memantau kinerja sistem secara real time. Anda dapat membuka Performance Monitor dengan menekan tombol Win + R, kemudian mengetik “perfmon” dan menekan Enter. Performance Monitor akan memberikan informasi tentang penggunaan CPU, RAM, disk, jaringan, dan lainnya.

Baca Juga:   Cara Download Facebook di Laptop

4. Membersihkan Laptop dari File yang Tidak Diperlukan

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi performa laptop adalah file-file yang tidak diperlukan. File-file tersebut dapat memenuhi ruang penyimpanan dan memperlambat kinerja laptop. Oleh karena itu, pastikan Anda membersihkan laptop dari file-file yang tidak diperlukan secara berkala. Anda dapat menggunakan aplikasi bawaan di Windows seperti Disk Cleanup atau aplikasi pihak ketiga seperti CCleaner untuk membersihkan laptop Anda.

5. Memperbarui Driver

Driver adalah program yang menghubungkan perangkat keras dengan sistem operasi. Driver yang tidak terbarui dapat mempengaruhi performa laptop Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda memperbarui driver secara berkala untuk meningkatkan performa laptop Anda. Anda dapat memperbarui driver dengan mengunjungi situs web produsen laptop atau menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti Driver Booster.

6. Membersihkan Registry

Registry adalah database yang menyimpan informasi tentang konfigurasi sistem. Registry yang kotor atau rusak dapat mempengaruhi performa laptop Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda membersihkan registry secara berkala. Anda dapat menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti CCleaner untuk membersihkan registry Anda.

7. Menambah RAM

Jika laptop Anda terasa lambat saat membuka program atau melakukan tugas yang membutuhkan banyak memori, mungkin saatnya untuk menambah RAM. RAM yang cukup besar dapat meningkatkan performa laptop Anda secara signifikan. Pastikan Anda memilih RAM yang sesuai dengan spesifikasi laptop Anda.

8. Menghapus Program yang Tidak Digunakan

Program yang tidak digunakan dapat mempengaruhi performa laptop Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda menghapus program yang tidak digunakan secara berkala. Anda dapat menggunakan aplikasi bawaan di Windows seperti Programs and Features atau aplikasi pihak ketiga seperti Revo Uninstaller untuk menghapus program yang tidak digunakan.

Baca Juga:   Cara Keluar dari Aplikasi di Laptop

9. Menggunakan SSD

SSD atau solid-state drive adalah media penyimpanan yang lebih cepat daripada hard disk drive. Jika laptop Anda masih menggunakan hard disk drive, mungkin saatnya untuk mengganti dengan SSD. SSD dapat meningkatkan performa laptop Anda secara signifikan, terutama saat membuka program atau melakukan tugas yang membutuhkan banyak memori.

10. Menonaktifkan Program Startup yang Tidak Diperlukan

Program startup adalah program yang berjalan secara otomatis saat laptop Anda dinyalakan. Program startup yang tidak diperlukan dapat mempengaruhi performa laptop Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda menonaktifkan program startup yang tidak diperlukan. Anda dapat menonaktifkan program startup dengan menggunakan Task Manager atau aplikasi pihak ketiga seperti Autoruns.

11. Menggunakan Cooling Pad

Laptop yang terlalu panas dapat mempengaruhi performa laptop Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda menggunakan cooling pad untuk menjaga suhu laptop Anda tetap stabil. Cooling pad dapat meningkatkan performa laptop Anda dengan mencegah laptop Anda kepanasan.

12. Menonaktifkan Animasi

Animasi yang terlalu banyak dapat mempengaruhi performa laptop Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda menonaktifkan animasi di Windows. Anda dapat menonaktifkan animasi dengan mengunjungi Control Panel, kemudian memilih System, lalu klik Advanced System Settings, dan terakhir klik Settings di bawah Performance.

13. Menghapus Malware dan Virus

Malware dan virus dapat mempengaruhi performa laptop Anda secara signifikan. Pastikan Anda menghapus malware dan virus secara berkala dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti Malwarebytes atau Windows Defender.

14. Menggunakan Power Plan yang Sesuai

Power Plan adalah pengaturan energi yang dapat mempengaruhi performa laptop Anda. Pastikan Anda menggunakan Power Plan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika Anda ingin meningkatkan performa laptop Anda, gunakan Power Plan High Performance. Namun, jika Anda ingin menghemat baterai, gunakan Power Plan Battery Saver.

Baca Juga:   Cara Menggunakan Aplikasi Y Music

15. Menggunakan Perangkat Lunak Antivirus yang Terpercaya

Perangkat lunak antivirus yang terpercaya dapat membantu melindungi laptop Anda dari serangan malware dan virus. Pastikan Anda menggunakan perangkat lunak antivirus yang terpercaya dan selalu memperbarui definisi virus secara berkala.

16. Menonaktifkan Fitur yang Tidak Diperlukan

Fitur yang tidak diperlukan dapat mempengaruhi performa laptop Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda menonaktifkan fitur yang tidak diperlukan seperti Cortana, Windows Search, dan lainnya. Anda dapat menonaktifkan fitur tersebut dengan mengunjungi Settings, kemudian pilih System, dan terakhir pilih Apps & Features.

17. Merestart Laptop Secara Berkala

Merestart laptop secara berkala dapat membantu meningkatkan performa laptop Anda. Restart dapat membersihkan memori dan menghapus program yang tidak diperlukan dari startup. Oleh karena itu, pastikan Anda merestart laptop Anda secara berkala, minimal satu kali seminggu.

18. Menghapus File yang Tidak Diperlukan di Desktop

File yang terlalu banyak di desktop dapat mempengaruhi performa laptop Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda menghapus file-file yang tidak diperlukan di desktop secara berkala.

19. Menonaktifkan Animasi pada Browser

Animasi pada browser seperti efek transisi dan animasi pada halaman web dapat mempengaruhi performa laptop Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda menonaktifkan animasi pada browser Anda. Anda dapat menonaktifkan animasi pada browser dengan mengunjungi Settings, kemudian pilih Advanced, dan terakhir pilih System.

20. Membersihkan Kipas Laptop

Kipas laptop yang kotor dapat mempengaruhi performa laptop Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda membersihkan kipas laptop secara berkala. Anda dapat membersihkan kipas laptop dengan menggunakan kuas atau blower.

Kesimpulan

Itulah beberapa cara mudah dan simpel untuk mengecek performance laptop Anda. Pastikan Anda melakukan perawatan secara berkala untuk menjaga performa laptop Anda tetap optimal. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Terima kasih telah membaca artikel kami. Sampai jumpa kembali di artikel TeknoPulsa menarik lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *